Kali ini saya akan menceritakan pengalaman saya saat mengapplied visa di kedutaan besar Republic of Korea di Jalan Jendral Gatot Subroto Kav. 57.
Apa saja yang harus disiapkan, apa yang terjadi, dan bagaimana prosesnya?
Pertama, sebelum keberangkatan minimal waktu persiapan aman dua sampai tiga minggu. Saat itu saya baru pulang dari Europa, hanya memiliki waktu sepuluh hari dan itu terpotong dengan persiapan perpanjangan visa. Nah penting, untuk terus mengecek tanggal berlakunya visa. Biasanya jika ingin cari aman, minimal selisih dua tahun dengan tahun keberangkatan kita.
Apa saja yang harus dipersiapkan bisa di check di sini untuk info lengkapnya. Secara garis besar, Visa South Korea dibagi menjadi tiga
Kali ini saya hanya akan membahas tentang yang saya alami dalam menyiapkan visa untuk pelajar. Di kedutaan ini tidak ada potongan untuk pelajar dengan biaya yang sama dengan turis. Yang membedakan kita wajib membawa bukti sebagai mahasiswa dan LOA (Letter of Acceptence) dari Universitas yang bersangkutan di South Korea.
Saya mendapatkan tiga lampiran dari Woosong University yakni, Certificate of Admission, LOA, (saya tidak tahu namanya hanya saja seperti bentuk piagam karena menggunakan tulisan Korea). :')
1) Persyaratan Umum
- Formulir aplikasi (Download
- Foto berwarna terbaru 1 lembar (4 x 6 cm) ditempel di formulir aplikasi
- Paspor Asli dan Fotokopi (Fotokopi halaman identitas dan cap/stiker visa)
-
ㆍSingle Visa(Di bawah 90 hari) : USD 30
ㆍSingle Visa(Di atas 90 hari) : USD 50
ㆍMultiple Visa
※ Paspor tidak boleh dipinjam selama proses berlangsung
2) Lama Proses Visa: +-5 hari (rata-rata)
- Proses visa bisa lebih dari 3 hari jika diperlukan interview
atau dokumen belum lengkap.
※ Penerimaan Aplikasi Visa : 09:00~12:00 (Sebelum makan siang)
Saat pelamaran untuk pelajar khususnya (karena saya tidak tahu untuk di luar itu) diwajibkan untuk melakukan medical check-up dan Kedutaan sudah menyiapkan list rumah sakit yang memiliki form khusus dengan tulisan korea. Tindakan hanya meliputi ukuran tubuh (tinggi, berat), tekanan darah, riwayat penyakit (jika ada), dan x-tray (dada/paru-paru) untuk mendeteksi pelamar mengidap turberkolosis. (Nah hati-hati lho yang perokok ! hehe . :)
Saat itu saya melakukan pemeriksaan di RS. Medistra . Lokasi bersebelahan dengan kedutaan South Korea. Saya mengeluarkan kurang lebih IDR 200.000. Kemudian akan mendapatkan form dan hasil x-tray. Yang diserahkan hanya bentuk formnya saja . Jangan lupa siapkan photo formal 3.5cm x 4.5cm. Jadi usahakan persiapkan photo sebanyaknya .
Karena terpotong dengan libur Sout Korea Independent Day terpaksa saya menunggu sampai Delapan hari. Khawatirnya bukan main karena jarak antara keberangkatan hanya satu hari. Alhamdulillahnya dilancarkan dengan segala perjuangan hehe! :)
Pertama, saya masuk melalui gerbang kecil. Di sana saya dipindai biasa. Setelah itu berjalan ke kiri terus lurus terus ke kanan, mengikuti alur jalan. Saat masuk kita akan disambut dengan Security yang menanyakan kepentingan kita apa. Jangan lupa untuk mengambil nomer antrean. Ruanganya tidak terlalu dingin dan tidak seketat saat saya mengapplied schengen visa di kedutaan Netherlands. Kita bisa bebas menggunakan alat komunikasi. Dan tenang ... bagi yang belum atau masih malu-malu berbicara bahasa inggris. Orang indonesia juga ko yang bertugas di dalamnya yang berhubungan dengan penerimaan dokumen.
Sebenarnya tidak terlalu ketat dan "cerewet" saat sudah dipastikan olehnya dokumen kita lengkap (jangan lupa atur urutan setelah menerima list dari urutan depan ke belakang). Saat itu hanya ditanya, "Pendidikan ya? Untuk berapa lama?" Berangkat kapan?" Sudah itu saja. Sekalipun jawaban itu sudah ada di dalam dokumen. Kemudian mereka akan memberikan kita selembar tanda untuk pengambilan. Nah di sini, kita bisa diwakilkan dalam pengambilan asalkan membawa surat tanda bukti pengambilan itu saja. Namun di Netherlands kita harus menyertakan surat penyerahan perwakilan.
Proses masuk ke kedutaan sama yang berbeda adalah kita datang dari jam satu siang, kemudian tidak mengambil nomer antrean. Inisiatif maju ke Counter yang sudah disediakan. Kita juga bisa mengecek status pengajuan Visa kita sudah keluar atau belum di (www.visa.go.kr) menginput nomer yang tertera di surat tanda bukti pengambilan.
![]() |
| Gyeongbokgung Palace with (left to right) Yang-yang, Afrilia, |
Tuhan aku tahu
Engkau selalu meluaskan segala sesuatu
termasuk kemauanku
dalam luasnya ciptaanMu
Daejeon
28 Desember 2016


Komentar
Posting Komentar